Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Tomat Bisa Memperburuk Kondisi Kesehatan Penderita Penyakit Ini

Sebagai tanaman jenis sayuran, tomat sering digunakan untuk melengkapi masakan seperti sayur. Sejatinya, tomat mengandung gizi dan memiliki banyak nutrisi. Akan tetapi, tomat tidak dianjurkan jika seseorang memiliki penyakit tertentu, seperti artritis. Pasalnya, dengan mengonsumsi tomat, kondisi penderita malah semakin buruk.

Tomat (Foto: Pixabay)
Namun, tidak hanya penderita artritis yang dilarang memakan tomat. Ada golongan penyakit tertentu yang dilarang memakan tomat. Berikut uraiannya.

Penderita artritis

Nyeri sendi akan dirasakan oleh penderita artritis jika terlalu banyak mengonsumsi tomat. Kenapa? karena tomat mengandung solanin, zat alkali yang mampu menyebabkan penumpukan kalsium dalam jaringan. Efek buruk dari penumpukan tersebut dapat berubah menjadi pembengkakan pada sendi. Tidak hanya itu, peradangan dan nyeri akan diterima oleh penderita artritis

Orang yang memiliki masalah dengan perut atau pencernaan

Tingginya asam yang dimiliki tomat dapat menyebakan refluks (sakit saluran penceranaan yang bersifat kronis) dan mulas. Oleh karena itu, jika Anda memiliki penyakit gastritis (penyakit pada lambung) atau refluks sangat dianjurkan untuk tidak memakan tomat. Tidak hanya untuk penderita penyakit lambung, orang sehat pun jika terlalu banyak mengonsumsi tomat atau saus tomat dapat menyebabkan sensasi terbakar.

Orang yang rentan terhadap alergi

Selain tinggi asama, tomat juga mengandung senyawa histamin, membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan kekuatan eksternal yang buruk.Namun, yang sering terjadi pada penderita alergi akan menyebabkan reaksi seperti gatal-gatal, pembengkakan lidah, wajah, bersin, mengiritasi tenggorokan.

Orang dengan masalah saluran kemih

Iritasi yang terjadi pada kandung kemih salah satu ketika Anda mengonsumsi tomat secara berlebihan. Seperti yang telah disebutkan di atas, tomat adalah tanaman sayur yang kaya asam. Nah, jika Anda adalah penderita  inkontinensia urin (kehilangan kontrol kandung kemih) alias suka buang air kecil terus menerus, sebaiknya hindari tomat.

Penderita ginjal

Berdasarkan laporan Medical Daily, tomat kaya akan oksalat, senyawa yang sulit dimetabolisme jika dikonsumsi berlebihan. Seiring dengan penumpukan kalsium dalam jaringan, ini dapat menyebabkan batu ginjal. Selain itu, potasium yang berlebihan dalam tomat dapat merusak fungsi ginjal.

Orang dengan sindrom iritasi usus besar (IBS) 

Makan tomat dapat memicu gejala-gejala IBS seperti diare, kram yang menyakitkan, perut kembung dan sembelit. Dalam hal ini, yang terbaik adalah menjauhi makanan asam seperti tomat, saus tomat.

Cara makan tomat yang berbahaya bagi kesehatan harus dihindari


Jangan makan tomat dan timun secara bersamaan

Jika Anda senang mengosumsi timut dan tomat, sebaiknya hindari makan secara bersamaan. Sebab, timun mengandung enzim katabolik, yang akan menghancurkan kandungan vitamin C pada sayuran lain. Sementara itu, tomat adalah sayuran yang mengandung sejumlah besar vitamin C.

Oleh karena itu, saat Anda mencoba mengonsumi sayuran tersebut secara bersamaan, maka vitamin C dalam tomat akan dipecah dan dihancurkan oleh enzim katabolik yang ada dalam mentimun.

Jangan makan tomat hijau

Tomat mentah mengandung banyak unsur “alkaloid” jika dikonsumsi akan lebih mungkin menyebabkan keracunan makanan. Gejala keracunan dengan mengonsumsi tomat hijau sering mual, muntah, mengeluarkan air liur, lemas, kelelahan

Jangan makan tomat saat lapar

Jika Anda makan tomat saat lapar, pektin dan resin fenolik yang terkandung dalam tomat dapat bereaksi dengan asam. Hal itu sangat mempengaruhi perut. Konsumsi zat-zat ini di perut dapat menyebabkan muntah, sakit perut.

Jangan menggunakan tomat yang sudah matang untuk waktu yang lama

Ketika menggunakan tomat yang sudah matang atau untuk waktu yang lama, nutrisi dan rasanya akan hilang. Selain itu, jika Anda makan tomat tidak ada nutrisi yang dapat menyebabkan keracunan makanan, tidak baik untuk kesehatan.

Posting Komentar untuk "Tomat Bisa Memperburuk Kondisi Kesehatan Penderita Penyakit Ini"