Terkenal Jinak Gadis Ini Malah Digigit dan Diseret Ikan Lumba-lumba - Jempana

Selasa, 10 Desember 2019

Terkenal Jinak Gadis Ini Malah Digigit dan Diseret Ikan Lumba-lumba

Malang tak dapat ditolak oleh gadis berusia 10 tahun bernama Lexi Yeo. Harusnya hari itu menjadi hari spesial bagi Lexi dan keluarga saat menikmati indahnya pantai di Cancun, Meksiko.

Terkenal Jinak Gadis Ini Malah Digigit dan Diseret Ikan Lumba-lumba

Pantai Cancun terkenal dengan keindahannya dan airnya yang sejernih kristal. Di sana, ada atraksi paling populer, yaitu berenang bersama lumba-lumba. Pengunjung pantai boleh ikut serta menikmati berenang bersama hewan mamalia satu ini.

Begitu juga dengan Lexi. Ia ingin merasakan pengalaman berenang dengan lumba-lumba. Namun, hal yang tak diinginkan terjadi. Saat Lexi berenang dengan lumba-lumba, ia malah mendapat serangan tak terduga. Lumba-lumba itu menggigit dan menyeret Lexi. Kejadian itu, sontak membuat pengunjung lain panik.

Sejatinya, agresif bukanlah sifat atau perilaku lumba-lumba. Pada dasarnya, lumba-lumba dikenal sebagai hewan air yang ramh dan cerdas, serta memiliki kepekaan khusus terhadap anak-anak.


Mungkin Lexi sedang apes. Gadis kecil itu diseret ke dalam air dan digigit dua lumba-lumba. Akibatnya, Lexi mendapatkan luka di bagian kaki. Beruntung, ia cepat diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

"Itu menakutkan. Saya pikir dia akan mati," ujar Laura, ibu dari Lexi, yang menyaksikan langsung anaknya ditenggelamkan oleh dua lumab-lumba ke dalam air.

Saat peristiwa itu terjadi, Lexi menempel di bagian atas bodyboard-nya. Tak lama berselang, seorang pawang lumba-lumba berhasil menyelamatkan dengan cara menyeret Lexi ke tempat yang aman.

Setelah diperiksa, dokter mengatakan, Lexi mengalami luka gigitan, dan luka memar di kakinya.


Sementara itu, Direktur taman hiburan Cancun menyatakan, lumba-lumba bertingkah agresif lantaran pengaruh atau kondiri air laut yang sedang buruk dan menyesali ada kejadian seperti ini.

Penyebab lain dari serangan itu, kata pihak tama hiburan, yaitu lumba-lumba tidak terkendali karena kehadiran spesimen jantan dan menyebabkan kegelisahan bagi lumba-lumba lainnya.

Loading...

Bagikan artikel ini

Loading...
Silakan tulis komentar Anda