Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Menaklik Astrologi dan Apakah Benar-Benar Bekerja?

Astrologi atau lebih dikenal dengan ilmu perbintangan yang dipakai untuk meramal nasib orang (nujum) memiliki daya tarik sendiri. 



Pada dasarnya astrologi ini adalah ilmu perbintangan yang sering digunakan oleh palaut atau nelayan di lautan luas untuk mencari arah, namun astrologi ini lebih  digunakan oleh sebagian orang untuk mengetahui nasib baik itu asmara, keuangan, kesehatan dan banyak lagi.Hal ini biasanya dikenal tercantum didalam buku-buku yang mencantumkan tentang ramalan zodiak, yang mana tidak sedikit pula orang yang percaya kebenarannya. Lalu apakah astrologi ini benar benar bekerja??, mari kita telusuri.

Sejarah  Astrologi
Astrologi berasal dan Mesopotamia, daratan di antara sungai Tigris dan Efrad, daerah asal orang Babel kuno (kini Irak Tenggara). Berkembang sejak zaman pemerintahan Babel kuno, kira-kira tahun 2000 sebelum Masehi. 
Astreolog masa itu hanya mengenal lima planet, yaitu Yupiter Mars, Merkurius, dan Venus. Tahap demi tahap ilmu ini semakin berkembang. Ramalan Zodiak merupakan sebuah bukti perkembangan ilmu ini. Asalnya Zodiak dikembangkan di Mesir kemudian kira-kira tahun 1000 sebelum masehi diambil alih oleh orang Babel.

Apa Itu Astrologi dan Bagimana Penerapannya
Astrologi adalah ilmu yang menghubungkan antara gerakan benda-benda tata surya (planet, bulan dan matahari) dengan nasib manusia. Karena semua planet, matahari dan bulan beredar di sepanjang lingkaran ekliptik, otomatis mereka semua juga beredar di antara zodiak. Ramalan astrologi didasarkan pada kedudukan benda- benda tatasurya di dalam zodiak. Seseorang akan menyandang tanda zodiaknya berdasarkan kedudukan matahari di dalam zodiak pada tanggal kelahirannya. 
Misalnya, orang yang lahir awal desember akan berzodiak Sagittarius, Karena pada tanggal tersebut Matahari berada  di  wilayah  rasi  bintang Sagittarius.  Kedudukan Matahari sendiri dibedakan antara waktu tropikal dan waktu sideral yang menyebabkan terdap at dua macam zodiak, yaitu zodiak tropikal dan zodiak sideral. Sebagian besar astrologer Barat menggunakan zodiak tropikal.

Ramalan yang serupa dengan zodiak di Cina disebut Shio, yang mengunakan 12 lambang hewan seperti : Kuda, Monyet, Kelinci, Macan, Anjing, Ayam, Ular, Babi, Tikus, Naga, Kerbau, dan Kambing. Sedangkan bagi orang jawa dikenal dengan sebutan primbon, di Eropa dikenal dengan ramalan kartu / Tarot.

Baca juga : Yuk, Intip Dosa Apa yang Pernah Kamu Lakukan Berdasarkan Zodiak
Di lain sisi posisi Astrologi juga berkaitan dengan Bumi menciptakan musim.  Sehingga tidak heran jika Menurut survei yang dilakukan oleh National Science Foundation, 41% responden berpendapat bahwa astrologi adalah jenis ilmiah.

Bagaimana Daya Tarik Ramalan Bintang (Zodiak)
Saat ini, baik serius maupun hanya sekedar hiburan ringan, banyak koran di berbagai negara di dunia ini memuat ramalan-ramalan perbintangan. Buku buku ramalan astrologi untuk pekerjaaan, hari-hari baik, keberuntungan, dan ramalan jodoh berdasarkan tanggal lahir banyak dibaca orang. Para astrolog menyusun ramalan ramalan mingguan, bulanan, bahkan tahunan berdasar letak bintang dan planet. Di Korea, Jepang, Cina, nasihat para astrolog cukup diperhatikan dan digunakan dalam menetapkan hari perkawinan. Bagi remaja dan kaum muda, ramalan asmara. menjadi sesuatu yang lazim, dan banyak diminati terutama oleh kaum remaja wanita.

Bisakah Ramalan Bintang  Membuat Anda Merasa Lebih Baik?
Jawaban singkatnya adalah ya. Masalahnya adalah bahwa ramalan dapat membuat Anda merasa lebih baik. Ini sebagian karena efek plasebo, yang merupakan efek psikologis. Pada dasarnya, efek ini terjadi ketika percaya pada metode aneh membuat Anda merasa lebih baik.

Sebenarnya, keyakinanlah yang membuat Anda merasa lebih baik, bukan metodenya. Menurut para ilmuwan, efek plasebo terbukti. Misalnya, jika Anda memberikan tablet yang berisi air putih kepada 10 pasien dan memberi tahu mereka tablet dapat membantu mereka menjadi lebih baik lebih cepat, banyak dari pasien akan menjadi lebih baik. Itu karena efek plasebo. Anda akan menemukan banyak orang yang percaya pada astrologi. Mereka merasa lebih baik ketika mereka mengikuti saran yang diberikan dalam ramalan bintang. Hal yang sama berlaku tentang banyak perawatan pseudo-ilmiah termasuk homeopati dan penyembuhan kristal.

Baca juga : Tiga Zodiak Ini Punya Kans Paling Bagus di Tahun 2020

Kesimpulan
Astrologi atau ilmu ralaman bintang memiliki daya tarik tersendiri bagi penikmatnya. Lalu perihal bekerja atau tidaknya ramalan tersebut tergantung dimana kita memposisikan diri, baik dari sisi kaum yang percaya maupun yang tidak percaya. Terlepas itu semua anggap saja menjadi hiburan belaka. Hemat penulis bahwa kita lebih baik untuk melakukan aktivitas fisik untuk kondisi dan mental yang lebih baik, daripada hanya sekedar membaca ramalan bintang.

Posting Komentar untuk "Menaklik Astrologi dan Apakah Benar-Benar Bekerja?"