Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Inilah Alasan Kamu Tidak Diajurkan Bercinta di Kamar Mandi

Sebagian pasangan senang mencoba hal-hal yang baru dalam bercinta, demi tetap menjaga api asmara. Bercinta tidak melulu di atas kasur, hubungan seks juga bisa dilakukan dimana saja asalkan tetap menjaga ranah privasi.

Banyak pasangan juga melakukan seks di kamar mandi, demi alasan suasana baru, biasanya dibawah pancuran shower, bathub dan lainnya. Hal ini sampai memiliki istilah yang disebut shower sex. 

Meskipun terlihat sangat menggoda, namun bercinta di kamar mandi tidak terlalu dianjurkan, hal ini karena memiliki tingkat resiko yang berbahaya bukan hanya secara teknis, seperti lantai licin, namun juga beresiko non teknis seperti penyakit kelamin.


Resiko Seks di Kamar Mandi
Karen Elizabeth Boyle, Md, FACS adalah seorang spesialis urologi asal Amerika Serikat, beliau menguangkapkan bahaya melakukan hubungan seks di kamar mandi. Setidaknya bahaya bercinta dikamar mandi adalah

1. Tetap Bisa Hamil Walaupun Bercinta Kamar Mandi
Mungkin sebagian pasangan yang melakukan seks di kamar mandi beranggapan, kegiatan ini tidak akan mengakibatkan kehamilan. Tapi ini salah besar karena jika kamu tetap bisa hamil tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Karen mengungkapkan sperma malah akan semakin bertahan lama, dan dapat bertahan hidup selama berhari-hari dan berenang disekitar sel telur sehingga tetap membuka peluang hamil bagi perempuan. 

2. Pelumas Alami Akan Hilang Karena Air
Kesalahan pandangan bagi pasangan yang melakukan hubungan seks di kamar mandi salah satunya adalah, air akan membuat penetrasi jadi lebih mudah dan nikmat tapi ini adalah salah. Air memang sebuah zat yang tidak berbahaya, namun air bisa  membasuh pelumas alami yang dihasilkan oleh Miss V. Air juga bersifat kasat sehingga akan mengakibatkan rasa sakit saat aktivitas bercinta.  Jadi, sebelum melakukan hubungan seks di kamar mandi, gunakanlah pelumas untuk mencegah kekeringan pada Miss V. Pilih pelumas yang berbahan dasar silikon agar tidak larut dalam air di bathtub atau pancuran air.

3. Cedera Karena Jatuh atau Terpeleset
Bahaya secara teknis, tentu saja jika berhubungan seks di kamar mandi adanya resiko cedera. Lantai kamar mandi serta dasar bathub merupakan tempat-tempay yang licin sehingga kamu perlu memperhatikanya sebelum memutuskan berhubungan intim dikamar mandi.

4. Meningkatnya Resiko Penularan Penyakit Kelamin
Karen mengungkapkan, bercinta dikamar mandi  tidak bisa mengurangi resiko penularan penyakit kelamin, seperti gonore, klamida, herpes, hingga HIV. Bahkan, luka yang terbuka pada alat kelamin bisa meningkatkan risiko penularan penyakit seksual. Air nggak akan membersihkan area Mr. P dan Miss V dari bakteri atau virus penyebab penyakit kelamin. Maka dari itu, sebaiknya gunakan kondom saat berhubungan seks. 

5. Kondom Kurang Efektif
Berhubungan seks di kamar mandi beresiko membuat kondom kurang efektif. Hal ini didasarkan karena kondom akan lebih mudah lepas di air, kalau tidak disadari, bisa saja saat ejakulasi di dalam padahal kondom sudah lepas, pastinya akan membuat masalah baru. Selain itu kondom juga rentan terkontaminasi bahan kimia lain yang beresiko merusak kondom. Akibatnya, mungkin saja tidak sadar kalau kondom akan sobek tanpa di sadari.


6. Penularan Kuman
Kamar mandi merupakan tempat yang sempurna bagi bakteri, jamur, dan virus penyebab penyakit untuk berkembang biak. Mikroorganisme tersebut bisa saja bersarang di lantai kamar mandi, keran, bak air, saluran air, sikat gigi, atau handuk. Oleh karena itu, sebelum melakukan hubungan seks di kamar mandi, jangan lupa untuk membersihkan dulu setiap permukaan kamar mandi dengan sabun dan disinfektan. Tak hanya ketika ingin bercinta di kamar mandi, membersihkan kamar mandi juga perlu dilakukan rutin dan menyeluruh minimal seminggu sekali. Untuk benda-benda kecil, seperti keran dan saluran air, Anda bisa membersihkannya dengan sikat gigi yang sudah tidak terpakai.

Posting Komentar untuk "Inilah Alasan Kamu Tidak Diajurkan Bercinta di Kamar Mandi"