Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Aliran saat Buang Air Kecil bercabang, Berbahaya atau Tidak

Buang air kecil adalah salah satu proses metabolism tubuh. Proses buang air kecil adalah sebuah peristiwa dikeluarkannya urin pada alat pembuangan air kecil dari uretra sampai meatus air kecil keluar tubuh. Peristiwa ini lebih dikenal dengan nama pipis, kencing dan buang air kecil.


Proses buang air kecil dalam kesehatan manusia biasanya dibawa kontrol sukarela. Manusia yang masih bayi, orang tua yang sudah lanjut usia, dan orang-orang dengan masalah neurologi buang air kecil dapat terjadi sebagai bentuk refleks tak suka rela (buang air kecil sembarangan, biasanya hal ini tidak disadari). Normalnya oang dewasa buang air kecil sebanyak tujuh kali sehari.


Aliran Kencing Bercabang

Proses buang air kecil juga tidak lepas dari kesehatan. Aliran saat buang air kecil secara normalnya adalah satu aliran, namun ada beberapa fenomena yang dialami oleh segelintir orang, yaitu aliran kencing yang bercabang. Beberapa kasus yang menyatakan bahwa aliran buang air kecil lebih dari satu masih memiliki tingkat tabo yang masih tinggi ditengah tengah masyarakat, sehingga tak jarang pula hal ini menyebabkan kekhawatiran tersendiri khususnya bagi pria.  Namun demikian kita harus tahu bahwa,  beberapa orang terlahir dengan variasi bentuk penis tertentu, yang mana bisa mempengaruhi aliran urin.

Aliran kencing bercabang ini perlu diperjelas. Apakah sudah berapa lama keluhan ini dirasakan, apakah sejak lahir, dan  apakah ada keluhan lain yang menyertainya. Sebenarnya jika aliran urine yang terbagi menjadi dua selama tidak disertai keluhan apapun seperti nyeri, urin keruh, berdarah, riwayat cedera penis dan sebagainya kemungkinan kondisi yang dialami merupakan hal yang wajar. Hal ini juga berlaku atas perbedaan perbedaan anatomi lubang saluran kencing atau penis yang tidak disunat.


Lain ceritanya jika peristiwa ini dirasakan oleh orang yang sudah disunat, biasanya hal ini menandakan ada hal yang tidak beres ditubuh anda, dan anda harus khawatir. Hal ini perlu dicurigai karena bisa jadi keluhan urine yang terbelah disebabkan oleh kondisi medis tertentu yaitu gonore atau striktur uretra.  Gonore atau kerap disebut sebagai kencing nanah gejala awalnya  adalah rasa gatal dan panas di sekitar area saluran kencing.  Nyeri  pun dirasakan saat sedang buang air kecil setelah selesai akan keluar nanah dari ujung lubang kencing yang yang kadang disertai darah bila infeksi sudah semakin lanjut nyeri akan semakin bertambah dan nanah jadi semakin kental dan perih. Tidak cuma saat kencing penderita gonore juga akan merasa nyeri dan mengalami pembesaran kelenjar getah bening di selangkangan ketika penis ereksi. Sehingga hal ini harus diperiksa oleh dokter dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Tips Pencegahan

Tips-tipsnya adalah, sebaiknya anda selalu menjaga kebersihan penis dan organ intim lainnya. Caranya ialah dengan membersihkan atau membasuhnya setiap habis buang air kecil, hindari sexs bebas dan kenakan pakaian dalam bersih.

Posting Komentar untuk "Aliran saat Buang Air Kecil bercabang, Berbahaya atau Tidak"