Widget HTML Atas

Tips Menyimpan Cabai Agar Tidak Cepat Busuk

Self quarantine alias karantina mandiri saat ini sangat dianjurkan, bukan hanya untuk orang-orang Suscpet Covid-19, ODP ataupun PDP, namun juga harus dilakukan oleh semua orang. 



Sebisa mungkin harus terapkan sosial distancing, yaitu dengan menghindari keramaian setidaknya sampai pemerintah mengeluarkan pengumuman kalau keadaan sudah aman. Itu berarti, kita juga harus  siap dengan stok makanan dan bahan makanan di rumah agar tidak sering-sering ke pasar, ditambah kita tidak tau kapan harga akan melonjak.

Salah satu bahan atau bumbu makanan yang wajib distock adalah cabai. Cabai adalah bumbu masakan yang wajib ada di dapur. Cabai juga sangat mudah busuk apabila kita tidak pandai menyimpannya, tentu sangat sayang bukan.

Inilah langkah-langkah menyimpan cabai agar tidak cepat busuk.

1. Langkah pertama
Sesuaikan pembelian cabai dengan kebutuhan, jangan terlalu banyak yang mana akan menimbulkan kelangkaan cabai sehingga menimbulkan kenaikan harga cabai.

2. Langkah kedua
Pisahkan cabai sesuai warna, misal cabai merah dikumpulkan dengan cabai merah, dan seterusnya. Ingat jangan di putik batang cabainya, biarkan saja.

3. Langkah ketiga
Jangan mencuci cabai atau membasahkannya, biarkan saja tetap kering. Apabila cabai basah atau lembab sebaiknya di angin-anginkan agar cabai tidak basah. 

4. Langkah ke empat 
Simpan cabai di wadah yang sesuai dan alasi cabai dengan tisu. Jangan terlalu penuh, karena ini akan mempengaruhi sirkulasi udara didalam wadah. 

5. Langkah ke lima
Simpan wadah cabai ditempat yang sulit digapai anak-anak. Penyimpanan cabai tidak harus di freezer.


6. Langkah ke enam
Cek berkala dalam beberapa minggu, jika tisu cabai basah maka sebaiknya diganti. Pisahkan cabai yang terlihat busuk, dan jika mau lebih awet lagi, maka angin-anginkan lagi cabai agar tetap kering secara berkala

Tidak ada komentar untuk "Tips Menyimpan Cabai Agar Tidak Cepat Busuk"